Artikel Lainnya

10 Olahraga Ringan di Rumah untuk Wanita, Cocok untuk Pemula Tanpa ke Gym


 Punya niat mulai olahraga tapi belum siap latihan berat atau malas ke gym? Tenang, kamu nggak sendirian. Kabar baiknya, sekarang ada banyak pilihan olahraga ringan di rumah yang mudah dilakukan, bahkan untuk pemula sekalipun.

Dengan rutin melakukan olahraga ringan, kamu bisa menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan stamina, dan tetap aktif setiap hari tanpa perlu alat khusus. Selain itu, olahraga juga membantu memperbaiki mood dan membuat tubuh terasa lebih segar.

1. Jalan di Tempat

Gerakan paling simpel yang bisa kamu mulai adalah jalan di tempat. Cukup berdiri tegak, lalu angkat lutut secara bergantian seperti sedang berjalan.

2. Stretching (Peregangan)

Lakukan peregangan ringan pada leher, bahu, punggung, dan kaki. Ini penting untuk mengurangi risiko cedera dan membuat tubuh lebih fleksibel.

3. Squat Ringan

Berdirilah dengan kaki selebar bahu, lalu turunkan pinggul seperti hendak duduk. Gerakan ini membantu menguatkan paha dan bokong.

4. Wall Push Up

Lakukan push up dengan bantuan tembok. Gerakan ini lebih ringan tapi tetap efektif untuk melatih otot lengan dan dada.

5. Lunges Statis

Langkahkan satu kaki ke depan, lalu turunkan tubuh hingga lutut membentuk sudut 90 derajat. Gerakan ini bagus untuk keseimbangan.

6. Arm Circle

Rentangkan tangan ke samping, lalu putar perlahan ke depan dan belakang untuk melatih otot bahu.

7. Leg Raise

Berbaring telentang, lalu angkat kaki lurus ke atas. Gerakan ini melatih otot perut bagian bawah.

8. Knee Lift

Angkat lutut hingga setinggi pinggang secara bergantian untuk melatih koordinasi dan membakar kalori.

9. Glute Bridge

Angkat pinggul saat berbaring dengan lutut ditekuk. Gerakan ini membantu mengurangi pegal di punggung bawah.

10. Plank

Tahan posisi plank selama 20–30 detik. Gerakan ini efektif untuk memperkuat otot inti tubuh.

Tips Memulai Olahraga di Rumah

  • Mulai dari 10–15 menit per hari
  • Pilih gerakan yang paling mudah dulu
  • Lakukan secara rutin, bukan langsung berat

Kesimpulan

Memulai olahraga tidak harus sulit atau mahal. Dengan olahraga ringan di rumah, kamu sudah bisa menjaga kesehatan tubuh secara bertahap. Yang penting adalah konsistensi.

Baca juga:

Cara Menjaga Stamina Tubuh Tanpa Olahraga Berat
Makanan Sehat untuk Mendukung Aktivitas Harian

5 Makanan yang Dikira Sehat, Tapi Ternyata Tinggi Gula dan Kurang Baik untuk Tubuh

Banyak orang sekarang mulai peduli soal hidup sehat. Tapi masalahnya, nggak semua makanan yang dilabeli “sehat” benar-benar sehat. Beberapa justru mengandung gula tinggi atau bahan tambahan yang diam-diam kurang baik untuk tubuh.

Supaya nggak salah pilih, yuk kenali beberapa makanan yang sering dianggap sehat, tapi sebenarnya perlu lebih diperhatikan.

Sereal: Tidak Selalu Sehat Seperti yang Dikira

Sereal sering jadi pilihan praktis untuk sarapan. Apalagi kalau ada label “whole grain” atau “organik”, kesannya langsung sehat.

Padahal, banyak produk sereal yang mengandung gula tambahan cukup tinggi. Bahkan, gula organik tetap saja gula yang bisa berdampak pada tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

👉 Tips: pilih sereal dengan kandungan gula rendah (kurang dari 6 gram per porsi) dan tambahkan buah segar atau kacang.

Keripik Sayur: Tidak Selalu Lebih Baik dari Keripik Biasa

Label “keripik sayur” sering bikin kita merasa lebih aman saat ngemil. Tapi kenyataannya, banyak produk ini tetap berbasis tepung dan digoreng.

👉 Tips: kalau mau lebih sehat, coba buat sendiri keripik dari sayur asli dengan cara dipanggang.

Yogurt: Tinggi Gula Tanpa Disadari

Yogurt memang dikenal sebagai sumber protein dan kalsium. Tapi hati-hati, terutama dengan yogurt rasa buah atau yang dijual dalam kemasan manis.

Banyak produk yogurt mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi.

👉 Tips: pilih yogurt plain tanpa gula, lalu tambahkan buah segar sendiri.

Granola Bar: Camilan “Sehat” yang Bisa Menjebak

Granola bar sering dianggap camilan sehat karena mengandung serat. Tapi banyak produk ini juga mengandung gula tambahan dan bahan olahan.

👉 Tips: pilih yang berbahan alami seperti kacang dan biji-bijian.

Jus Botolan: Tinggi Gula, Rendah Serat

Jus kemasan terlihat sehat, tapi seringkali mengandung gula tinggi karena serat buah sudah berkurang.

👉 Tips: lebih baik konsumsi buah utuh atau jus segar tanpa tambahan gula.

Kesimpulan

Tidak semua makanan yang terlihat sehat benar-benar baik untuk tubuh. Banyak produk yang mengandung gula tinggi atau bahan tambahan.

Mulai sekarang, biasakan membaca label dan pilih makanan yang lebih alami agar tubuh tetap sehat.

Baca juga: Cara Memilih Makanan Sehat untuk Gaya Hidup Modern

Kenapa Kamu Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya


Pernah nggak sih kamu ngerasa capek banget padahal seharian cuma rebahan atau santai? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak orang mengalami hal yang sama tanpa sadar penyebabnya.

Rasa capek ini ternyata nggak selalu datang dari aktivitas fisik. Ada banyak faktor lain yang diam-diam bikin energi kamu terkuras.

1. Kualitas Tidur yang Kurang Maksimal

Walaupun kamu merasa sudah tidur lama, belum tentu tubuh kamu benar-benar istirahat. Main HP sebelum tidur atau jam tidur yang berantakan bisa bikin tubuh tetap lelah.

2. Terlalu Banyak Rebahan

Ironisnya, terlalu banyak diam justru bikin tubuh makin lemas. Tubuh kita butuh gerak agar sirkulasi darah tetap lancar.

3. Pola Makan Tidak Seimbang

Makanan tinggi gula bisa bikin energi naik cepat, tapi juga turun drastis. Ini yang bikin kamu cepat capek.

4. Kelelahan Mental

Walaupun badan diam, otak tetap bekerja. Scroll media sosial atau overthinking bisa menguras energi tanpa terasa.

5. Kurang Minum Air

Dehidrasi ringan saja bisa bikin tubuh lemas dan sulit fokus.

6. Bisa Jadi Sinyal Tubuh

Kalau terjadi terus-menerus, bisa jadi tubuh kamu sedang memberi sinyal ada yang perlu diperbaiki.

Cara Mengatasi Rasa Capek Tanpa Sebab

Mulai dari hal sederhana:

  • Perbaiki pola tidur
  • Mulai bergerak ringan
  • Kurangi makanan instan
  • Batasi screen time
  • Minum air cukup

Merasa capek padahal nggak ngapa-ngapain itu wajar. Biasanya disebabkan oleh pola hidup yang kurang seimbang. Mulai dari perubahan kecil bisa membantu mengembalikan energi kamu.


Ini Cara Membuat Serum Wajah Sendiri di Rumah, Ternyata Mudah!


Serum wajah merupakan barang yang familiar bagi sebagian wanita. Ya, serum ini dipakai supaya kulit wajah menjadi terlihat lebih cantik. Meski demikian, harga serum wajah ini biasanya tidak murah. Namun, soal harga ini tidak jadi masalah bagi banyak wanita demi mendapatkan wajah mulus yang diidamkan. 

Seberapa pentingkah produk serum bagi kecantikan wajah? Melansir dari Hello Sehat, Kamis (4/8/2022), selain rutin menggunakan produk tabir surya, pelembap, sabun cuci muka, hingga scrub, kulit juga membutuhkan hidrasi ekstra.

Penggunaan serum wajah tidak hanya akan membantu kulit lebih lembap, tapi juga menargetkan masalah kulit yang cukup spesifik. Ini dijelaskan oleh Howard Murad, MD, selaku dokter spesialis kulit dan dosen di University of California. 

Mulai dari mencerahkan kulit, mempercepat proses regenerasi, menghambat penuaan, melawan noda hitam bekas jerawat, serta meratakan warna kulit merupakan beberapa fungsi serum setelah diaplikasikan pada wajah Anda.

Uniknya, sebagian besar bahan serum mengandung air yang dicampur dengan berbagai nutrisi untuk kulit. Kandungan inilah yang membuat serum berwarna jernih dengan tekstur ringan sehingga mudah diserap kulit tanpa meninggalkan rasa lengket. 

Jangan takut kulit akan semakin kering atau bahkan berminyak usai menggunakan serum. Sebab, sudah tersedia berbagai pilihan serum yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kulit Anda. Nah, bagi yang ingin memiliki serum wajah dengan biaya murah ada caranya. 

Yakni, membuat produk serum wajah sendiri di rumah.

Cara membuat serum wajah sendiri di rumah 

Sebenarnya, tidak ada aturan baku mengenai bahan apa saja yang harus terkandung dalam serum buatan Anda. Akan tetapi, penting untuk menyesuaikan bahan yang akan digunakan sebagai komposisi utama serum dengan tipe kulit yang Anda miliki. 

Tidak perlu bingung, Anda bisa cermati cara membuat serum wajah di bawah ini. 

Bahan-bahan yang perlu disiapkan : 

• 2 sdm lidah buaya 

• 4 sdm vegetable glycerin 

Selanjutnya, Anda bisa memilih komposisi bahan tambahan yang sesuai kondisi kulit Anda dengan jabaran berikut ini. 

• Untuk mencerahkan kulit, gunakan ½ sdt bubuk vitamin C. 

• Untuk meredakan kulit sensitif, gunakan 3 tetes minyak esensial bunga chamomile. 

• Untuk mencegah penuaan kulit, gunakan 3 tetes minyak esensial bunga mawar. 

• Untuk kulit bermasalah, seperti kering, berjerawat, kemerahan, gunakan 3 tetes minyak esensial bunga lavender. 

Atau pilihan lainnya, gunakan produk perawatan kulit yang mengandung Centella asiatica (daun pegagan). Ini merupakan bahan herbal alami yang diyakini ampuh untuk mempercepat regenerasi kulit dan menyembuhkan kulit yang mengalami iritasi. 

Cara membuatnya: 

1. Campurkan semua bahan, lalu aduk sampai rata. 

2. Selanjutnya, pindahkan bahan tersebut ke dalam botol kaca yang telah dibersihkan sebelumnya. 

3. Sebaiknya letakkan di dalam lemari les agar daya simpannya lebih tahan lama. 

Serum yang dingin biasanya dapat lebih menenangkan kulit, terutama bagi kondisi kulit yang kemerahan dan sedang mengalami peradangan. 

Cara memakai serum 

Umumnya, serum digunakan di urutan awal rangkaian skincare. Atau dengan kata lain, karena tekstur serum yang mudah meresap di kulit, ia bisa dipakai sebelum produk perawatan kulit yang lebih berat, seperti krim atau produk pelembap. 

Gunakan serum setiap pagi dan malam hari, khususnya sebelum Anda pakai pelembap, tabir surya, dan krim malam. Cara pakainya pun terbilang mudah, berikut panduan yang tepat. 

1. Bersihkan wajah dengan cuci muka yang benar seperti biasa, lalu lanjutkan dengan penggunaan produk toner setelah wajah kering. 

2. Saat kulit masih dalam keadaan cukup lembap usai pakai toner, tuangkan serum ke telapak tangan sebanyak 1 – 2 tetes. Kemudian oleskan ke seluruh bagian wajah dan leher secara merata. Serum akan lebih mudah diserap ketika kulit sedang dalam kondisi lembap. 

3. Jika sudah, lanjutkan tahapan pemakaian skincare Anda seperti biasa.

Ery W Astuti

Jarang Disadari, Inilah 'Skincare' Paling Penting untuk Menghidrasi Kulit Sepanjang Hari

 


Tahu tidak, sih, kalau untuk menghidrasi kulit sebenarnya tidak perlu skincare yang mahal. Ini kunci yang perlu Bunda tahu!

Tahukah Bunda, menghidrasi kulit bisa dilakukan dengan memastikan kecukupan mengonsumsi air putih. Bahkan cukup minum air adalah 'skincare' terbaik untuk mendapatkan kulit yang sehat dan terhidrasi.

Pasalnya, tubuh kita sebagian besar terdiri dari air, yang jumlahnya mencapai sekitar 60% - 70% dari komponen tubuh. Itu sebabnya, tubuh kita sangat bergantung pada kecukupan cairan agar setiap organ di dalamnya dapat berfungsi normal, termasuk kulit.

Berdasarkan Angka Kebutuhan Gizi (AKG) tahun 2019 yang diterbitkan oleh Kemenkes RI, wanita dewasa membutuhkan 7 gelas air minum per hari. Cukup minum akan mencegah kulit dehidrasi, yang umumnya ditandai dengan kulit kering, gatal, dan terlihat kusam.

Kandungan Air Mineral yang Menghidrasi Kulit

Bunda juga harus perhatikan, nih, kualitas air minum seperti apa yang baik dan aman untuk dikonsumsi. Salah satunya memilih air jenis air mineral karena mengandung beberapa kandungan yang bermanfaat untuk kecantikan kulit, di antaranya:

1. Silika

Silika merupakan mineral mikro yang bermanfaat untuk menguatkan jaringan penghubung di dalam tubuh. Mineral ini merupakan komponen penting dalam sintesis kolagen, serta membantu produksi elastin yang memberikan elastisitas pada kulit.

2. Zink

Mineral zink membantu kulit dalam mengontrol produksi minyak, menyembuhkan jerawat lebih cepat, dan mengatasi luka akibat jerawat. Mineral ini juga memberi perlindungan kulit dari sinar UV yang memicu penuaan dini.

3. Selenium

Selenium memiliki sifat antioksidan yang berperan penting dalam pencegahan kanker kulit. Mineral ini juga melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.

Nah, kalau sudah mengetahui kandungan-kandungan dalam air mineral yang bermanfaat untuk kesehatan kulit, Bunda juga harus cermat memilih kualitas air mineral yang dikonsumsi keluarga.

Ery W Astuti

Jaga Massa Otot, Ini Takaran Nutrisi Harian yang Harus Dipenuhi


Menjaga massa otot tidak bisa dilakukan ketika seseorang telah memasuki usia senja. Namun menjaga massa otot harus mulai dilakukan sejak usia sedini mungkin. Untuk menjaga hal tersebut ada dua hal yang mesti dilakukan yakni memperhatikan kegiatan jasmani dan kebutuhan nutrisi tubuh.

"Menjaga kesehatan otot tidak bisa dimulai ketika usia 60 tahun. Namun harus dimulai dari usia sedini mungkin," kata Dokter Penyakit Dalam dan Konsultan Geriatri Prof. dr. C. Heriawan Soejono dalam acara Webinar ENSURE dengan tema 'Jaga Kekuatan untuk Siapkan Masa Tua Berkualitas Mulai dari Sekarang!', Sabtu (25/6/2022).

Ia mengatakan kegiatan jasmani bisa dilakukan dengan olahraga ringan. Yang terpenting saat olahraga, semua sendi besar yang dimiliki tubuh harus digerakkan.

"Olahraga itu tidak mesti harus menjadi binaragawan yang terpenting adalah semua sendi besar yang memiliki otot besar harus bergerak. Perhatikan lengan atas dan bawah, tungkai atas atau paha, serta tungkai bawah atau betis," katanya.

Selama bagian tubuh tersebut aktif bergerak maka bisa berdampak positif dalam menjaga kesehatan tubuh lansia.

"Itu semua harus dijaga besaran dan kekuatannya, supaya bisa menjadi sumber energi besar yang bisa terpelihara kapan pun dan bisa menjaga daya tahan tubuh kapan pun" katanya.

Terkait kebutuhan nutrisi, Clinical Nutrition dr. Ida Gunawan mengatakan agar hal tersebut dapat terpenuhi maka harus berpegang pada gizi seimbang. Ia menambahkan, secara umum ketika seseorang memasuki usia lansia maka ada 3 hal yang mesti diperhatikan jumlah, jenis, dan waktu.

"Secara umum untuk mereka yang sudah lansia atau memasuki usia lansia kebutuhan kalorinya 30 kilo kalori per kilogram berat badan per hari," katanya.

Sebagai contohnya, jika lansia memiliki berat badan 55 kg, maka 55 kg x 30 = 1.650 kilo kalori per hari. Selanjutnya yang perlu diperhatikan yakni jenis kandungan yang dikonsumsi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin & mineral, dan serat.

Khusus untuk karbohidrat, Ida menjelaskan, jumlah karbohidrat yang bisa dikonsumsi sekitar 55-60% dari total kalori yang dibutuhkan per hari.

"Konsumsi karbohidrat yang diutamakan bersifat kompleks. Supaya karbohidrat bisa diurai lebih lama dan tidak cepat meningkatkan kadar gula dalam tubuh," kata Ida.

Untuk konsumsi lemak yakni 25-30% dari kebutuhan kalori total. Dokter Ida mengatakan lemak tidak bisa sepenuhnya dimusuhi oleh setiap orang. Sebab lemak masih dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu menjaga kesehatan.

"Lemak itu belum tentu harus dimusuhi, pilih konsumsi lemak yang baik seperti omega 3,6, dan 9. Itu adalah lemak baik," katanya.

Sementara itu, lemak jahat seperti lemak jenuh tetap bisa dikonsumsi namun dalam takaran yang ideal dan tidak berlebihan.

"Lemak jenuh dibatasi kurang dari 7%," ujarnya.

Selain lemak, protein juga dibutuhkan oleh tubuh. Adapun takarannya, Ia menjelaskan tubuh membutuhkan 1-1,2 gram per kilogram berat badan per hari (1-1,2 gram/kg BB/hari). Konsumsi kebutuhan protein harus disesuaikan dengan kondisi tubuh.

"Jika tubuh sedang sakit maka konsumsi proteinnya harus ditingkatkan," katanya.

Meskipun saat kondisi sakit kebutuhan protein harus ditingkatkan, ia menekankan hal tersebut harus melihat dari kondisi seseorang.

"Tergantung kondisi pasien, bagaimana kondisi ginjal, kondisi hatinya, dan lainnya," ujarnya.

Lansia juga harus cukup mengonsumsi vitamin dan mineral seperti kalsium, magnesium, vitamin D dan lainnya. Serat pun bisa dikonsumsi 20-35 gram per hari. Ia juga menjelaskan lansia harus memperhatikan jadwal makan. Jadwal makan setiap orang tidak boleh dirapel.

"Makan itu harus dibagi menjadi porsi yang kecil dan sering. Jangan sehari makan hanya 2x kali saja (pagi dan malam). Makan tidak boleh dirapel. Pola makan yang baik yakni kecil tapi sering bisa sampai 5 - 6 kali sehari," tutupnya.

Ery W Astuti


9 Manfaat Uap Air Panas untuk Wajah, Meningkatkan Sirkulasi Darah hingga Memperlambat Penuaan


Siapa yang tak ingin memiliki kulit wajah yang sehat? Tentunya setiap orang memimpikan memiliki wajah yang sehat, mulus, dan cantik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu merawat kesehatan wajah secara rutin.

Saat ini ada banyak sekali produk-produk kecantikan yang menawarkan berbagai keunggulannya. Kita bisa mendapatkan secara mudah produk-produk tersebut di minimarket, supermarket, bahkan di toko online. Tapi, kamu juga bisa lho melakukan perawatan wajah dengan lebih mudah dan pastinya hemat biaya.

Caranya adalah dengan menggunakan uap air panas. Kita bisa melakukan cara ini di rumah ketika sedang bersantai. Manfaat uap air panas untuk wajah sangatlah banyak. Wajah bisa lebih bersih dan pastinya juga sehat.

Daripada makin penasaran apa saja manfaat uap air panas untuk wajah, berikut sebagaimana telah dirangkum redaksi.

Manfaat Uap Air Panas untuk Wajah

Meningkatkan Sirkulasi Darah

Manfaat uap air panas untuk wajah yang pertama adalah bisa meningkatkan sirkulasi darah. Kondisi aliran darah yang lancar sangatlah baik untuk kulit karena bisa nutrisi dan oksigen bisa tersalurkan ke kulit dengan lebih maksimal.

Jika proses menyalurkan nutrisi dan oksigen lancar, maka kulit wajah pun menjadi lembap dan cerah. Hal inilah yang menandakan bahwa kulit wajahmu sehat.

Mempersiapkan Wajah Menerima Skincare

Manfaat uap air panas untuk wajah berikutnya adalah mempersiapkan wajah untuk menerima kandungan dari skincare yang kita gunakan. Dengan menggunakan uap air panas, maka mampu untuk meningkatkan suhu kulit. Sehingga nantinya sirkulasi darah juga akan meningkat dan membuat kandungan dari skincare lebih mudah masuk ke dalam kulit.

Kita bisa menggunakan mesin penguap wajah atau bisa juga dengan menempelkan handuk hangat di wajah selama beberapa menit, baru menggunakan skincare.

Meningkatkan Produksi Elastin dan Kolagen

Memberikan uap air panas pada wajah mampu membuat sirkulasi darah menjadi lancar. Jika sirkulasi darah lancar, maka produksi kolagen dan elastin pun akan meningkat. Dengan rutin melakukan penuapan pada wajah, maka kita akan merasakan kulitmu lebih kencang dan awet muda. Hal ini pun mampu meningkatkan penampilanmu juga karena seperti yang kita tahu, wajah adalah bagian yang kerap menjadi pusat perhatian banyak orang.

Membersihkan Pori-pori Wajah

Menggunakan uap air panas juga bisa membantu membersihkan pori-pori wajah. Saat uap air mengenai wajah, maka komedo pun akan menjadi lunak dan lebih mudah untuk diangkat. Selain itu, sel kulit mati dan kotoran lainnya juga akan ikut terangkat.

Jika kita rutin memberikan uap pada wajah, maka hal ini akan mengurangi risiko kemunculan jerawat. Karena pori-pori lebih bersih jika dibanding dengan mereka yang tidak pernah melakukannya.

Membersihkan Sebum

Sebum adalah minyak produksi alami dari kelenjar sebaceous yang ada di wajah. Keberadaan minyak ini adalah untuk membuat kulit menjadi lembap. Jika sebum terkumpul di bawah permukaan kulit, maka akan menjadi sarang bakteri dan memicu datangnya jerawat dan komedo. Dengan menggunakan uap air panas, maka pori-pori akan terbuka dan sebum pun keluar. Dengan begitu kita akan menjadi bersih.

Menghilangkan Minyak yang Terjebak di Pori-pori

Manfaat uap air panas untuk wajah selanjutnya adalah bisa membantu menghilangkan minyak yang terjebak di pori-pori. Karena keberadaan minyak yang terdapat di pori-pori bisa memicu bakteri untuk berkumpul di dalamnya. Kondisi pori-pori yang banyak mengandung bakteri, hal inilah yang menyebabkan jerawat muncul.

Menghidrasi Kulit

Kulit membutuhkan hidrasi agar tidak kering dan tetap lembap. Oleh karena itu, bagi kita yang memiliki tipe kulit kering cobalah untuk melakukan penguapan pada wajah. Uap yang hangat tersebut bisa meningkatkan produksi minyak alami dengan kadar yang normal. Sehingga kelembapan wajah pun akan tetap terjaga.

Perlu kita perhatikan juga bahwa setelah melakukan penguapan, selanjutnya adalah mengelap keringat dengan menggunakan handuk bersih dan mencuci wajah. Hal ini bertujuan untuk menghambat penyumbatan pori-pori dikarenakan minyak serta keringat yang keluar setelah melakukan penguapan.

Bisa Menenangkan

Ketika memberikan uap air panas pada wajah, hal ini bisa memberikan sensasi tenang dan rileks. Apalagi jika hal ini kita lakukan ketika sudah menyelesaikan semua aktivitasmu. Maka momen ini akan membuatmu lebih rileks.

Agar kamu lebih merasa nyaman, bisa juga dengan memberikan minyak esensial, misalnya saja jojoba oil, tea tree oil, reship seed oil, dan sebagainya.

Memperlambat Penuaan

Sebagian besar menginginkan agar wajahnya selalu awet muda. Oleh karena itu, melakukan perawatan wajah sangatlah penting dan sebaiknya dilakukan secara rutin. Mengingat bahwa kulit mudah sekali terpapar debu dan benda asing lainnya yang bisa membuat elastisitas menurun dan muncul garis-garis halus.

Untuk memperlambat penuaan, kita bisa memberikan uap air panas pada wajah sebanyak dua kali seminggu. Sehingga nantinya kulit tampak lebih bersih, lembap, dan membuat kulit elastis kembali. 

Ery W Astuti

Tips Perawatan Kulit untuk Realisasikan Glass Skin Looks ala Korea



Demam Korea atau Korean wave masih hangat diperbicangkan oleh generasi muda Indonesia. Mulai dari drama korea, k-pop music, makanan hingga tren kecantikan Korea yang telah menjadi kiblat dari tahun ke tahun.

Menurut keterangan tertulis Dermies yang diterima redaksi, banyak wanita Indonesia yang ingin memiliki kulit cerah dan glowing seperti kulit para Idol K-pop atau biasa dikenal dengan glass skin looks. Beragam skincare dan perawatan dilakukan agar kulit sehat dan tampak bening.

Sebenarnya hanya ada dua tahapan saja untuk perawatan kulit. Keduanya bisa dilakukan di rumah,tanpa harus menyita waktu kamu. Yuk kita intip,apa saja nih.

EXFOLIASI

Exfoliasi cukup dilakukan sekali atau dua kali dalam seminggu. Tujuannya yaitu untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan untuk memberi jalan kulit baru untuk tumbuh.

MASKER

Setelah exfoliasi wajah,pori-pori kulit akan terbuka dan siap menyerap serum dalam masker. Baiknya gunakan masker yang cocok dengan jenis dan kondisi kulit kamu.

Selayaknya serum,masker juga mengandung zat-zat aktif yang bermanfaat untuk kesehatan kulit wajah kamu. Jadi tidak perlu memakai serum lagi. Sederhana bukan ?

Ery Wahyuni Astuti

Top Ad 728x90

Top Ad 728x90